Sikunir Dieng
Dari puncak sikunir inilah sejarah FGAS terjadi, karena tour
kali ini diikuti oleh 20 orang lebih dan dengan dikawal dan dipandu oleh club
motor dari semarang yang bernama SEMAR-C yaitu Semarang Revo club dan dari tour
inilah FGAS melahirkan pemimpin baru dalam kepengurusan FGAS yang sebelumnya
mengalami kekosongan. Dan pimpinan baru itu adalah A.Amirullah (pimpinan yang
sekarang) yang sebelumnya dipegang sementara oleh Mazi yaitu saya sendiri.
Cerita dimulai dari saat aku sharing dengan Amir masalah
agenda tour FGAS, banyak masukan dari amir yang membuat saya makin tergerak dan
semangat untuk mengadakan tour itu, karena tour itu akan kami buat berkesan
dengan mengajak banyak orang yang mau ikut tour ke Dieng. kebetulan pada bulan
itu saya selain bekerja di perusahaan tempat saya kerja juga saya mengikuti
pelatihan kerja di BLK Demak jadi otomatis tidak hanya orang dari tempat kerja
saja tapi juga dari teman" saya di BLK yang mengikuti tour tsb.
Seperti biasa setiap kegiatan pasti akan ada ujian yang
timbul. Sebelum hari keberangkatan alhamdulillah semua sudah dipersiapkan
dengan matang dari penyewaan homestay, konsumsi, dan jumlah orang dan motor
yang akan touring. Namun pas tiba hari H, ternyata yang dikhawatirkan amir
selaku komandan acara terjadi, yaitu jam berkumpulnya molor, jumlah orang yg
ikut berkurang dan hilang tanpa kabar, yang ikut tour ada yang tidak ikut
menginap juga. Dari masalah inilah yang memaksa amir untuk menambah waktu
keberangkatan hingga 2jam lamanya karena amir harus memutar otak lagi karena
dana yang terkumpul secara otomatis berkurang drastis dari perkiraan.
Tour ini saya bilang cukup menyenangkan dan berkesan karena
dalam perjalanan menuju ke lokasi melewati pemandangan yang bagus dan
menyejukkan mata dan pikiran, tapi siapa sangka ternyata dari apa yang saya
rasakan berbeda dengan yang dirasakan Amir selaku komandan besar tour tersebut
karena masalah tidak hanya diawal keberangkatan tapi juga di homestay dan
lokadi. Dia sangat merasakan tersiksa dari tenaga, otak sampai perasaan.
"Sakitnya tuh disini brooo..." kata amir. Bagaimana tidak semua
masalah dia yang nanggung tanpa di konfirmasikan ke saya selaku ketua rombongan
BLK dan ketua SEMAR-C. Saya pribadi menyalahkan komandan tour karena tidak
diajak rembukan saat ada masalah terjadi. Namun dari acara itulah akhirnya saya
selaku pimpinan sementara FGAS menunjuk Amir sebagai ketua pimpinan FGAS yang
baru.
Lepas dari cerita masalah itu, silahkan lihat gambar"
keseruan kami.













untuk menuju ke Dieng jika kalian dari semarang bisa melewati jalur kendal juga bisa lewat jalur temanggung. kalau kalian pengen jalur yang aman dan lancar bisa lewat temanggung, tapi kalau pengen diperjalanan sambil menikmati alam pemandangan pegunungan yang asri dan sejuk kalian bisa lewat jalur kendal-tambi lanjut wonosobo-dieng. jalur manapun yang kamu pilih tetaplah kalian berhati-hati karena kondisi dan situasi jalan tidak ada yang tahu, patuhi rambu-rambu lalu lintas dan jangan ngebut dijalan.
FGAS
MY LIFE TO ADVENTURE








Tidak ada komentar:
Posting Komentar