Sabtu, 27 Agustus 2016

Cerita di puncak SUMBING part 1

Sumbing part 1

Pada saat itu tanggal 16 mei 2013 tepatnya hari jumat. Saya dan 2 teman saya sebut saja budi sama mashadi (emenz). Kami bertiga berencana untuk mendaki gunung tertinggi nomer 2 sejawa tengah yaitu mt.sumbing dengan ketinggian 3317 mdpl yang berada di kota temanggung. Kami berangkat dari semarang pukul 09.00 WIB. Perjalanan yang harus kami tempuh sekitar 2-3 jam dari semarang sampai kota temanggung. Singkat cerita, kami sudah sampai temanggung dan kami putuskan untuk menunaikan ibadah solat jumat terlebih dahulu dimasjid daerah temanggung. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju basecamp mt.sumbing dan tepat pukul 13.30 WIB kami pun sampai di basecamp. Kami pun istirahat terlebih dahulu setelah menempuh perjalanan yg cukup jauh. Sembari kami istirahat, kami juga prepare untuk mendaki nanti. Setelah kami rasa cukup, kami pun dgn penuh semangat mulai untuk menempuh jalur pendakian mt.sumbing tepatnya setelah sholat ashar kami berangkat mendaki. Untuk sampai di pos 1 itu dibutuhkan waktu sekitar 2 jam dgn jalan kaki.  Di sana ada ojek hanya dgn cukup membayar 20.000/orang dapat sampai pos 1 dgn waktu hanya 30  menit tapi pada saat itu kami bertekat untuk jalan kaki karena semangat kami masih terisi penuh. Perlahan kami jalan kaki sembari menikmati keindahan alam dan perkebunan warga. Tak terasa kami pun sampai di pos 1 dan kami istirahat sejenak untuk memulihkan tenaga setelah berjalan hampir 2 jam dengan medan yang datar tapi menanjak. Setelah sekitar 30 menit kami istirahat, kami pun melanjutkan pendakian. Pada saat itu hari mulai senja dan kabut pun mulai turun. Perlahan kami mendaki sambil menyemangati satu sama lain. Akhirnya kami sampai di pos 2 dan kami istirahat lagi untuk memulihkan tenaga kembali. Saat itu kami istirahat cukup lama karena untuk sampai di pos 3 butuh tenaga extra karena medan yang akan kami daki nanti amat sangat terjal. Ini berdasarkan pengalaman dari mashadi yang pernah kesini sebelumnya. Setelah kami rasa cukup, kami mulai mendaki lagi. Benar juga yang dikatakan mashadi, medannya amat sangat terjal. Kami bahkan harus sambil merangkak untuk dapat melewati jalur pendakian ini. walaupun dengan susah payah, akhirnya kami pun bisa sampai di pos 3. Pada saat itu cuaca sedang tidak mendukung pendakian kami. Badai angin datang dengan tiba", maklum cuaca pegunungan dapat berubah sewaktu-waktu. Akhirnya kami putuskan untuk bermalam di sini. Kami pun mencari tempat untuk mendirikan tenda dan kami pun mulai istirahat sambil mengisi tenaga dengan makan/memasak bekal yang kami bawa. Singkat cerita hari pun sudah pagi. Kami tidur pulas malam itu mungkin karena kecapean. Kami pun mengabadikan sunrise yang sangat indah itu dengan berfoto". Walapun tidak di puncak tapi pemandangan sangat indah. Cuaca pun juga cerah pagi itu. Setelah kami foto" dan sarapan kami pun lanjut pendakian untuk sampai puncak. Kira" masih 3 jam lg untuk bisa sampai kepuncak, Itu pun dengan medan yang sangat terjal. Akhirnya tepat pukul 10.00 WIB kami dapat sampai di puncak. Sungguh keindahan yg sangat luar biasa. Kami pun dengan riang dan sedikit terharu berkali" mengucap syukur kepada SANG pencipta. Sungguh pemandangan dan kenangan yang tidak akan bisa kami lupakan. Jejeran gunung" terlihat begitu mewah dan indah, Kami seakan-akan berada di negeri di atas awan. Sungguh keindahan yang diluar pemikiran kami.
Itulah cerita kami di puncak Mt.Sumbing yang terkenal dengan gunung dengan puncak tertinggi ke-2 di jawa tengah. kami bukanlah manusia yang selalu kuat dan benar dalam cobaan dan pilihan, kami sekedar manusia bernyawa yang mencoba mensyukuri nikmat Tuhan dengan menumbuhkan hobi mendaki gunung.
semoga cerita kami dapat memberi manfaat untuk semuanya dan saya berterimakasih karena mau membaca cerita kami.
salam fgas MY LIFE TO ADVENTURE.
 

Rabu, 24 Agustus 2016

Pantai Klayar


Hai broo.. Balik lagi sama saya mazi azza,Salam petualang untuk kita semua. Kali ini saya akan bercerita sekaligus menampilkan gambar yang ciamik hasil tour ke pantai klayar pacitan. Saya bilang ini adalah tour nekad,,, ya nekad karena sejarah kembali diukir FGAS dengan mengadakan tour membelah pulau jawa. Lhaa kok bisaaa...?? Ya karena tour kita start dari ujung pantai semarang sampai ujung pantai pacitan, kalo dilihat di peta perjalanan kita membelah pulau jawa. Wow keren..
Sekali lagi ini tour nekad, karena persiapan yang belum matang kita berani berangkat tour dengan mengajak orang luar selain anggota FGAS dan tak hanya itu, kita juga ga tau jalan menuju kesana, tapi alhamdulillah masalah rute kita dibantu oleh GPS dari HP saya. Meski begitu Ternyata kenekatan ini berbuah sedikit manis karena di klayar identitas FGAS pertama kali dikibarkan, perjalanannya pun penuh canda dan kegembiraan. Namun ibarat dimana ada gula disitu ada semut dimana FGAS touring disitu ada masalah dan masalah kali ini saya anggap sedikit ringan tapi punya pengaruh yang luar biasa, apa itu masalahnya..?? Yaitu kita lupa beli gas dan logistik tambahan buat masak dan makan, kita berharap semoga di lokasi daerah pantai ada toko yang jual itu, tapi ternyata nihil dan akhirnya kita makan minum seadanya dulu. Tak lama kemudian alhamdulillah ada orang jawa barat yang ngecaampnya bersebelahan sama tenda kita jadi bisa numpang masak meski sekedar bikin teh kopi anget. Sebenernya itu masalah ga' seberapa besar, yang saya anggap masalah besar itu ketika baru sampai di pantai HP kesayangan saya yang buat ambil gambar sama petunjuk arah lewat GPS hilang saat saya selesai menjalankan sholat ashar dan sejak saat itulah aku kehilangan mood saya. Yahh mungkin udah nasib saya, namun keesokan harinya walau cuaca mendung kami tetap semangat mengeksplore keindahan alam klayar dan inilah moment yang bisa kami abadikan dengan anda.

* Saat menginap di hotel sederhana alias tenda



 * Pagi hari meski cuaca mendung keceriaan kami tak pernah pudar



 * Di bibir pantai tersembunyi dan meski kami dilarang melintas, kami tetap menerjangnya karena keindahan itu tidak mengenal batas


 * Bukit klayar beach



 * Background SPINK STONE



Ternyata dunia ini selebar daun kelor hehehe... jauh-jauh ke jatim ketemu anak marley semarang juga, yaa alhasil foto bareng kayak gini. yang penting saudara.


 * Gapura masuk 



FGAS 


 * Jangan pernah mencari dan percaya kalau di bibir pantai itu ada mbah dukun dan tukang pijit karena itu akan membawa kamu kepada dosa syirik.


 Itulah cerita kami di pantai klayar, sederhana tapi berkesan dan bermakna. karena kami pulang masih agak pagi kesiangan, jadi kami sejenak mampir ke wisata GOA GONG dan hanya mengabadikan gambar ini saja.



Itulah sedikit kisah perjalanan kami, jangan menilai dari apa yang kami keluhkan tapi ambillah nilai pelajaran yang terkandung didalamnya, bahwa mempersiapkan segala sesuatu sebelum bertindak itu sangat diperlukan agar nantinya apa yang kita lakukan bisa berjalan sesuai dengan rencana yang sudah kita buat.
Salam petualang dan terus jaga alam kita demi anak cucu nanti
FGAS... MY LIFE TO ADVENTURE.

Change's of FGAS

Setelah hampir satu tahun lebih FGAS vakum dari dunia bloger, kini kami hadir kembal dengan membawa perubahan dari manajemen kepengurusan sampai keanggotaan. Sebelum saya bercerita mengenai perjalanan FGAS yang penuh kegembiraan, alangkah baiknya saya memperkenalkan apa itu COF [Change's Of FGAS]. COF adalah julukan dari berubahnya komunitas ini dari kepengurusan dan anggota dimana semoga dengan perubahan ini diharapkan komunitas ini menjadi komunitas yang tak hanya solid antar anggota tapi juga solid antar sesama komunitas dan club pecinta adventure dijalan, dialam maupun di gunung. Selain itu semoga komunitas ini nantinya berguna bagi masyarakat dan negara dalam membawa nama baik kota kelahiran dan indonesia lewat kegiatan" positifnya.
Agar lebih mengenal siapa saja sih... Para pelopor FGAS, berikut struktur organisasinya :
Ketua                  : Amirullah Ahmad ( amir )
Wakil ketua        : Ahmad Mahfud Fauzi ( mazi )
Sekertaris           : Lailatul Maghfiroh ( ngatemi )
Keuangan           : Budi Setyawan ( el setya )
Dokumentator    : Ery Rizal
Perlengkapan     : Rusdyanto
Anggota             : Mashadi ( Emen ), Agung Oi, Fery, Aji setyawan, Mario, Susanto, Khoirud Daroji ( jie KH ), Mujiati ( Marpuah ), Winda Sefenia ( winda ).
Dengan adanya kepengurusan keorganisasian tersebut alhamdulillah komunutas ini semakin terorganisir dengan baik. Ini terbukti dengan banyaknya acara" yang berjalan dengan sukses dari acara touring sampai acara sosial, diantaranya:
1. Bukber di Panti Asuhan Ar-Rodiyah Tembalang Semarang.
2. Puncak sikunir Dieng Wonosobo with SEMAR-C
3. Pantai Klayar Pacitan
4. Pantai Sadranan gunung kidul Jogja
5. Pantai Karangjahe Rembang
6. Saudara baru Komunitas Wisata Kendal.
Dan ini fotonya

Senin, 17 Agustus 2015

Puncak Sikunir

Sikunir Dieng
Dari puncak sikunir inilah sejarah FGAS terjadi, karena tour kali ini diikuti oleh 20 orang lebih dan dengan dikawal dan dipandu oleh club motor dari semarang yang bernama SEMAR-C yaitu Semarang Revo club dan dari tour inilah FGAS melahirkan pemimpin baru dalam kepengurusan FGAS yang sebelumnya mengalami kekosongan. Dan pimpinan baru itu adalah A.Amirullah (pimpinan yang sekarang) yang sebelumnya dipegang sementara oleh Mazi yaitu saya sendiri.
Cerita dimulai dari saat aku sharing dengan Amir masalah agenda tour FGAS, banyak masukan dari amir yang membuat saya makin tergerak dan semangat untuk mengadakan tour itu, karena tour itu akan kami buat berkesan dengan mengajak banyak orang yang mau ikut tour ke Dieng. kebetulan pada bulan itu saya selain bekerja di perusahaan tempat saya kerja juga saya mengikuti pelatihan kerja di BLK Demak jadi otomatis tidak hanya orang dari tempat kerja saja tapi juga dari teman" saya di BLK yang mengikuti tour tsb.
Seperti biasa setiap kegiatan pasti akan ada ujian yang timbul. Sebelum hari keberangkatan alhamdulillah semua sudah dipersiapkan dengan matang dari penyewaan homestay, konsumsi, dan jumlah orang dan motor yang akan touring. Namun pas tiba hari H, ternyata yang dikhawatirkan amir selaku komandan acara terjadi, yaitu jam berkumpulnya molor, jumlah orang yg ikut berkurang dan hilang tanpa kabar, yang ikut tour ada yang tidak ikut menginap juga. Dari masalah inilah yang memaksa amir untuk menambah waktu keberangkatan hingga 2jam lamanya karena amir harus memutar otak lagi karena dana yang terkumpul secara otomatis berkurang drastis dari perkiraan.
Tour ini saya bilang cukup menyenangkan dan berkesan karena dalam perjalanan menuju ke lokasi melewati pemandangan yang bagus dan menyejukkan mata dan pikiran, tapi siapa sangka ternyata dari apa yang saya rasakan berbeda dengan yang dirasakan Amir selaku komandan besar tour tersebut karena masalah tidak hanya diawal keberangkatan tapi juga di homestay dan lokadi. Dia sangat merasakan tersiksa dari tenaga, otak sampai perasaan. "Sakitnya tuh disini brooo..." kata amir. Bagaimana tidak semua masalah dia yang nanggung tanpa di konfirmasikan ke saya selaku ketua rombongan BLK dan ketua SEMAR-C. Saya pribadi menyalahkan komandan tour karena tidak diajak rembukan saat ada masalah terjadi. Namun dari acara itulah akhirnya saya selaku pimpinan sementara FGAS menunjuk Amir sebagai ketua pimpinan FGAS yang baru.
Lepas dari cerita masalah itu, silahkan lihat gambar" keseruan kami.



untuk menuju ke Dieng jika kalian dari semarang bisa melewati jalur kendal juga bisa lewat jalur temanggung. kalau kalian pengen jalur yang aman dan lancar bisa lewat temanggung, tapi kalau pengen diperjalanan sambil menikmati alam pemandangan pegunungan yang asri dan sejuk kalian bisa lewat jalur kendal-tambi lanjut wonosobo-dieng. jalur manapun yang kamu pilih tetaplah kalian berhati-hati karena kondisi dan situasi jalan tidak ada yang tahu, patuhi rambu-rambu lalu lintas dan jangan ngebut dijalan.

FGAS
 MY LIFE TO ADVENTURE