Senin, 17 Agustus 2015

Puncak Sikunir

Sikunir Dieng
Dari puncak sikunir inilah sejarah FGAS terjadi, karena tour kali ini diikuti oleh 20 orang lebih dan dengan dikawal dan dipandu oleh club motor dari semarang yang bernama SEMAR-C yaitu Semarang Revo club dan dari tour inilah FGAS melahirkan pemimpin baru dalam kepengurusan FGAS yang sebelumnya mengalami kekosongan. Dan pimpinan baru itu adalah A.Amirullah (pimpinan yang sekarang) yang sebelumnya dipegang sementara oleh Mazi yaitu saya sendiri.
Cerita dimulai dari saat aku sharing dengan Amir masalah agenda tour FGAS, banyak masukan dari amir yang membuat saya makin tergerak dan semangat untuk mengadakan tour itu, karena tour itu akan kami buat berkesan dengan mengajak banyak orang yang mau ikut tour ke Dieng. kebetulan pada bulan itu saya selain bekerja di perusahaan tempat saya kerja juga saya mengikuti pelatihan kerja di BLK Demak jadi otomatis tidak hanya orang dari tempat kerja saja tapi juga dari teman" saya di BLK yang mengikuti tour tsb.
Seperti biasa setiap kegiatan pasti akan ada ujian yang timbul. Sebelum hari keberangkatan alhamdulillah semua sudah dipersiapkan dengan matang dari penyewaan homestay, konsumsi, dan jumlah orang dan motor yang akan touring. Namun pas tiba hari H, ternyata yang dikhawatirkan amir selaku komandan acara terjadi, yaitu jam berkumpulnya molor, jumlah orang yg ikut berkurang dan hilang tanpa kabar, yang ikut tour ada yang tidak ikut menginap juga. Dari masalah inilah yang memaksa amir untuk menambah waktu keberangkatan hingga 2jam lamanya karena amir harus memutar otak lagi karena dana yang terkumpul secara otomatis berkurang drastis dari perkiraan.
Tour ini saya bilang cukup menyenangkan dan berkesan karena dalam perjalanan menuju ke lokasi melewati pemandangan yang bagus dan menyejukkan mata dan pikiran, tapi siapa sangka ternyata dari apa yang saya rasakan berbeda dengan yang dirasakan Amir selaku komandan besar tour tersebut karena masalah tidak hanya diawal keberangkatan tapi juga di homestay dan lokadi. Dia sangat merasakan tersiksa dari tenaga, otak sampai perasaan. "Sakitnya tuh disini brooo..." kata amir. Bagaimana tidak semua masalah dia yang nanggung tanpa di konfirmasikan ke saya selaku ketua rombongan BLK dan ketua SEMAR-C. Saya pribadi menyalahkan komandan tour karena tidak diajak rembukan saat ada masalah terjadi. Namun dari acara itulah akhirnya saya selaku pimpinan sementara FGAS menunjuk Amir sebagai ketua pimpinan FGAS yang baru.
Lepas dari cerita masalah itu, silahkan lihat gambar" keseruan kami.



untuk menuju ke Dieng jika kalian dari semarang bisa melewati jalur kendal juga bisa lewat jalur temanggung. kalau kalian pengen jalur yang aman dan lancar bisa lewat temanggung, tapi kalau pengen diperjalanan sambil menikmati alam pemandangan pegunungan yang asri dan sejuk kalian bisa lewat jalur kendal-tambi lanjut wonosobo-dieng. jalur manapun yang kamu pilih tetaplah kalian berhati-hati karena kondisi dan situasi jalan tidak ada yang tahu, patuhi rambu-rambu lalu lintas dan jangan ngebut dijalan.

FGAS
 MY LIFE TO ADVENTURE